You Are Here: Home - Artikel Menarik - TIPS MENGAMBIL KEPUTUSAN YANG DILEMATIS


Pendekatan tulisan ini adalah managerial, fiolsofis, psikologis dan spiritualis…..

Suatu keputusan harus selalu melalui proses analisa terhadap berbagai fakta yang akurat tentang situasi dan kondisi yang berlaku dan berkembang…( menurut manajemen militer…)..

Biasanya kita harus mengidentifikasi terlebih dulu berbagai aspek yang sangat berpengaruh terhadap suatu kejadian atau lebih yang perlu keputusan dari kita….langkahnya sebgai berikut:

*
Dalam kasus yang dilematis tersebut kita harus menyelidiki secara akurat, tentang Siapa, berbuat Apa, Dimana tempatnya, Bagaimana proses/kronologis kejadiannya, dan Mengapa dia melakukan perbuatan/kejadian tersebut/motifnya…( dikaitkan dengan semua pihak yang terkait dalam keputusan yersebut)
*
Kalau data tentang Siabidibame tersebut sudah kita dapatkan secara akurat dan sudah dicross check kepada berbagai pihak yang berkompeten dan profesional/obyektif, maka data tersebut bisa dijadikan acuan atau landasan kita untuk melakukan nlangkah berikutnya…
*
Kemudian, secara profesional buat perkiraan untung/rugi dari dua buah keputusan yang dilematis tersebut, kemudian hasil perkiraan untung/rugi tersebut dikaji ulang oleh berbagai pihak yang profesional dan obyektif …
*
Kalau seluruh aspek yang berpengaruh sudah dianalisa dan perkiraan untung/rugi sudah dilakukan, maka anda tinggal memilih mana yang lebih menguntungkan, atau yang resiko kerugiannya paling sedikit…anda harus berani mengambil keputusan…disinilah ujiannya seorang pemimpin…harus berani mengambil keputusan yang dilematis…
*
Kalau anda seorang staf, maka sampaikan semua perkiraan untung rugi kepada pimpinan anda, biarlah dia yang harus berani memutuskan…
*
Kalau ini masalah keluarga dan anda kepala keluarganya, anda harus berani ambil keputusan sedilematis apapun..
*
Kemudian setelah anda mengambil keputusan untuk memberi saran yang dilematis atau keputusan yang dilematis, maka anda harus betul betul komit terhadap keputusan (kalau anda pemimpin) atau saran (kalau anda staf) yang telah anda pilih…jangan plin plan…(atau tak mau bertanggung jawab resikonya)….
*
Pegang prinsip “Do the best and God takes the rest”…artinya, karena anda sudah melakukan semua proses secara terbaik dan terbenar, maka apapun hasil akhirnya, serahkan saja kepada Tuhan…jangan takut, ragu atau bimbang lagi…

0 komentar

Leave a Reply